Mari kita bedah sepuluh pemberi assist teratas untuk musim 25-26:
1. **Kevin De Bruyne (Manchester City)** – 18 assist. Maestro Belgia ini, bahkan di usia 34, masih memimpin pertunjukan. Dia mencatatkan 4.1 umpan kunci per 90 menit dan 16.5 expected assists (xA) yang luar biasa. Gaya KDB tetap tak tertandingi: umpan terobosan yang terarah dari dalam, umpan silang yang melengkung, dan umpan mustahil sesekali yang membuka pertahanan. Dia tidak hanya menciptakan peluang; dia menciptakan peluang *berpersentase tinggi*. City tidak terlihat sama tanpa dia mendikte tempo.
2. **Bruno Fernandes (Manchester United)** – 16 assist. Fernandes kembali ke performa terbaiknya musim ini di bawah manajemen baru, membungkam beberapa peragu. Dia mencatatkan 3.8 umpan kunci per 90 menit dan xA-nya berada di 14.8. Gaya kreatifnya adalah tentang volume dan pengambilan risiko. Bruno akan mencoba umpan Hollywood sepuluh kali, dan dua di antaranya akan menjadi emas murni. Dia sering turun lebih dalam untuk menyebarkan umpan tetapi juga menyukai umpan cepat dan tajam ke dalam kotak penalti. Dia adalah mesin serangan United, baik atau buruk.
3. **Bukayo Saka (Arsenal)** – 15 assist. Saka terus menanjak, mengukuhkan dirinya sebagai salah satu winger elit liga. 3.5 umpan kunci per 90 menit dan 13.2 xA-nya menunjukkan bahwa dia bukan hanya pencetak gol. Kreativitas Saka berasal dari kemampuan dribbling-nya, menarik bek, dan kemudian memberikan umpan balik atau umpan silang yang sempurna dari sayap kanan. Dia juga menjadi mahir dalam umpan satu-dua cepat di sekitar kotak penalti. Dorongan gelar Arsenal sangat bergantung pada kontribusi konsistennya.
4. **Cole Palmer (Chelsea)** – 14 assist. Setelah musim 23-24 yang luar biasa, Palmer membuktikan bahwa itu bukan kebetulan. 3.4 umpan kunci per 90 menit dan 12.5 xA-nya sangat mengesankan, terutama mengingat perjuangan Chelsea dengan penyelesaian akhir yang konsisten. Gaya kreatif Palmer halus, hampir lesu. Dia melihat umpan yang tidak dilihat orang lain, sering menemukan celah dengan sentuhan cerdik atau umpan terobosan yang tepat waktu dari posisi nomor 10 atau melebar. Dia mengambil risiko, tetapi eksekusinya biasanya tepat. Dia adalah pemain utama Chelsea yang tak terbantahkan.
5. **Mohamed Salah (Liverpool)** – 12 assist. Bahkan saat mendekati usia pertengahan 30-an, Salah tetap menjadi kreator papan atas. Dia mencatatkan 3.1 umpan kunci per 90 menit dan 10.8 xA. Assist-nya sering datang dari lari cepat di sisi kanan, memotong ke dalam dan memberikan umpan tajam, atau dari umpan satu-dua cepat di dalam kotak penalti. Dia tidak egois saat dibutuhkan, tetapi mari kita jujur, pikiran pertamanya selalu gol. Namun, visinya untuk mengatur rekan satu tim telah meningkat secara dramatis sepanjang karirnya di Anfield.
6. **Anthony Gordon (Newcastle United)** – 11 assist. Gordon menjalani musim yang luar biasa, membuktikan nilainya melebihi kecepatan. Dia mencatatkan 2.9 umpan kunci per 90 menit dan xA 9.5. Permainan kreatif Gordon dibangun di atas kedirektifannya. Dia suka menggiring bola di sayap kiri, mengalahkan lawannya, dan kemudian melepaskan umpan silang rendah dan berbahaya atau umpan balik. Dia juga mengembangkan kemampuan untuk menghubungkan permainan di tengah, memainkan umpan cepat untuk membuka pertahanan. Dia bukan KDB, tetapi dia efisien dan berdampak.
7. **Jack Grealish (Manchester City)** – 10 assist. Meskipun bukan starter yang konsisten, Grealish masih berhasil mencetak dua digit assist. 2.8 umpan kunci per 90 menit dan 8.9 xA-nya menunjukkan kualitasnya saat berada di lapangan. Gaya Grealish unik: dia menahan bola, menarik bek, dan kemudian melepaskan rekan satu tim dengan umpan yang sempurna, seringkali umpan datar sederhana atau umpan terobosan pendek yang menciptakan ruang. Dia membuat beberapa orang frustrasi, tetapi kemampuannya untuk mempertahankan penguasaan bola dan menciptakan peluang tidak dapat disangkal.
8. **Martin Ødegaard (Arsenal)** – 9 assist. Kapten Arsenal adalah perekat di lini tengah mereka. Dia rata-rata 2.7 umpan kunci per 90 menit dan 8.1 xA. Kreativitas Ødegaard halus namun efektif. Dia brilian dalam umpan cepat dan tajam di ruang sempit di sekitar kotak penalti, menemukan pelari dengan presisi. Dia juga memiliki mata yang bagus untuk umpan diagonal panjang. Dia membuat Arsenal berjalan.
9. **James Maddison (Tottenham Hotspur)** – 9 assist. Maddison terus menjadi outlet kreatif utama Spurs. 2.6 umpan kunci per 90 menit dan 7.9 xA-nya menyoroti pentingnya dia. Gayanya melibatkan pergerakan cerdas, menemukan celah, dan kemudian memberikan umpan terobosan atau umpan silang yang sempurna dari bola mati. Dia adalah nomor 10 sejati, selalu berusaha membuka pertahanan.
10. **Eberechi Eze (Crystal Palace)** – 8 assist. Eze menjalani musim yang menarik perhatian lainnya, membuktikan dirinya sebagai pemain utama Palace. Dia mencatatkan 2.5 umpan kunci per 90 menit dan 7.2 xA. Kreativitas Eze sering dipicu oleh dribbling-nya yang luar biasa. Dia akan mengalahkan dua atau tiga pemain, lalu memberikan umpan kepada rekan satu tim, atau memberikan umpan balik yang cerdas.